Jumat, 19 Agustus 2016

Manfaat Buah Bengkoang

Manfaat Buah Bengkoang Untuk Mengobati Berbagai Penyakit




Manfaat Buah Bengkoang Untuk Mengobati Berbagai Penyakit. Bengkoang atau Bengkuang merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis dan masuk ke dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Di tempat asalnya, bengkuang dikenal sebagai xicama atau jícama. Orang Jawa menyebutnya sebagai besusu.

Bengkoang mengandung air yang cukup banyak sehingga baik untuk membantu suplai cairan dalam tubuh. Kandungan cairan yang tinggi dalam bengkoang sangat dianjurkan untuk di konsumsi bagi penderita diabetes dan anda yang sedang berdiet. Manfaat bengkoang untuk kesehatan yang lain akan di bahas nanti. Umbi yang memiliki nama ilmiah Pachyrhizus erosus ini mempunyai rasa yang segar dan juga manis. Rasa manis yang dalam bengkoang ini berasal dari oligokasarida yang disebut inulin.
 
Kandungan Zat dalam bengkoang :
1.            Thiamin 0.020 mg 2%
2.            Vitamin A 21 IU 1%
3.            Vitamin C 20.2 mg 34%
4.            Vitamin E 0,46 mg 3%
5.            Vitamin K 0,3 mg
6.            Besi 0.60 mg 7%
7.            Magnesium 12 mg 3%
8.            Mangan 0.60 mg 3%
9.            Seng 0,16 mg 1%
10.          Phyto-nutrisi
11.          Kalium 150 mg 3%
12.          Kalsium 12 mg 1%
13.          Tembaga 0,048 mg 5%
14.          Energi 38 Kcal 2%
15.          Karbohidrat 8.82 g 7%
16.          Protein 0,72 g 1%
17.          Total Lemak 0.19 g
18.          Kolesterol 0 mg 0%
19.          Diet Serat 4,9 g 13%
20.          Folat 12 mg 3%
21.          Niacin 0.200 mg 1,5%
22.          Asam pantotenat 0,135 mg 3%
23.          Pyridoxine 0,042 mg 3%
24.          Riboflavin 0,029 mg 2%
25.          Karoten-ß 13 ug –
26.          Karoten-α 0,011 mg 1%

Manfaat Buah Bengkoang Untuk Mengobati Berbagai Penyakit


·       Mengobati alergi pada kuli
Buah bengkoang jika di gunakan dan di konsumsi secara  rutin dapat mengobati alergi serta gatal-gatal pada kulit kita.
·       Mengobati diabetes
Rasa manis pada buah bengkoang yang berasal dari zat inulin sangat baik untuk membantu mengobati diabetes,bahkan baik di konsumsi para penderita penyakit diabetes sekali pun.tetapi dalam batas wajar dan teratur.
·       Mengobati sariawan
Bengkoang juga mengandung cukup banyak vitamin C sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh anda, dan sebagai antioksidan maupun untuk obat untuk sariawan. Selain itu, bengkoang juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah anda.
·       Mengobati beri-beri
Beri-beri merupakan penyakit yang disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin B1. Bengkoang mengandung vitamin B1 yang cukup banyak.
·       Mengobati wasir
Kandungan serat dalam bengkoang sangat baik bagi penderita wasir. Minum jus bengkoang setiap pagi setelah bangun tidur sangat baik bagi Anda yang menderita wasir, agar BAB menjadi lancar dan tidak sulit.
·       Mencegah penuaan dini
Vitamin C yang tinggi pada buah bengkoang memberi efek untuk mencegah radikal bebas pada tubuh kita,serta memberi efek rileks.
·       Mengatasi masalah asam lambung
Sifat alkali pada bengkoang berfungsi sebagai pendingin atau penyerap asam lambung dengan cepat. Asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan mag, sehingga ada baiknya bila anda mengkonsumsi bengkoang. Dan lebih baik lagi jika anda makan bengkoang tanpa campuran, misalnya dengan garam atau sambal.

Beberapa Manfaat Buah Bengkoang untuk kesehatan

1.   Mengurangi efek manopause. Bagi wanita yang mengalami menopause biasanya akan mengalami kerutan, keriput dan penuaan kulit. Untuk mengurangi kemungkinan tersebut maka tubuh membutuhkan fitoestrogen, dan bengkoang mengandung fitoestrogen. Mengkonsumsi fitoestrogen yang cukup dapat membuat kulit anda tetap sehat dan segar.
2.   Menghilangkan noda hitam dan flek pada wajah. Selain di konsumsi bengkoang juga dapat digunakan sebagai masker wajah. Kandungan air yang banyak di dalamnya mampu membuat kulit wajah anda tetap segar serta menghilangkan noda hitam atau flek pada wajah anda. Caranya pun cukup mudah, anda tinggal mengupas bengkoang lalu diparut atau dihaluskan kemudian dibalurkan ke wajah anda
3.   Menurunkan demam. Bengkuang memiliki sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dan dapat dimanfaatkan untuk menurunkan demam. Bengkong dapat dijadikan jus yang diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
4.   Menjaga Kesehatan Kulit. Tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan organ dalam, bengkoang juga sangat baik untuk menjaga kesehatan bagian tubuh terluar yaitu kulit. Buah bengkoang yang masih segar biasanya akan di parut untuk kemudian dijadikan sebagai masker kulit. Masker dari bengkoang ini memiliki efek mendinginkan kulit serta sangat efektif untuk mengangkat kotoran dan minyak berlebihan yang menempel pada permukaan kulit. Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi akan menghindarkan kulit anda dari penuaan dini.
5.   Baik Untuk Diet. Karbohidrat yang terkandung dalam buah bengkoang terdiri dari sebagian besar serat dan gula dalam jumlah kecil sehingga sangat baik jika dijadikan sebagai camilan saat diet. Kandungan serat yang tinggi akan membuat anda kenyang lebih lama tanpa membuat berat badan anda bertambah.
6.   Mengatasi Maag. Sakit maag yang disebabkan oleh produksi asam berlebihan pada lambung dapat dicegah dan diobati dengan mengkonsumsi bengkoang. Buah ini mengandung serat dalam kadar tinggi serta air bersifat alkali yang berguna untuk menyerap asam lambung penyebab sakit maag.
7.   Menyehatkan tulang dan gigi. Bengkoang juga mengandung fosfor dan kalsium yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Kebutuhan akan kalsium dan fosfor dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi bengkoang. Akibat kekurangan fosfor maka anda akan menjadi lemah serta nafsu makan menjadi berkurang
8.   Memperlancar pencernaan. Inulin dalam bengkoang memiliki sifat sebagai serat makanan, sifat ini berpengaruh terhadap fungsi usus dan juga perbaikan parameter dalam darah. Sebagai serat makanan, inulin dapat meningkatkan massa feses serta meningkatkan frekuensi defekasi terutama bagi penderita konstipasi. Adapun perbaikan parameter lemak dalam darah yaitu penurunan kadar triliserida serum dan juga kolesterol darah pada penderita hypercholerolemia.

Oleh:  Upika Aspri Adhiyantie